Tarian membawa kemenangan
Lomba Pentas Seni antar Panti Asuhan se- Sidoarjo diadakan pada hari Ahad, 16 Maret 2025 . Acara diselenggarakan di Hotel Aston. Salah satu tujuannya untuk meningkatkan rasa percaya diri anak-anak yang tinggal didalam panti asuhan.
LKSA ( Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) putri Celep yang berada dibawah naungan PCA Sidoarjo turut serta dalam acara tersebut. Dengan jumlah personel 12 anak yang terdiri dari Ani, Irma, Aliya, Isti, Kayla, Cintya, Aurel, Nayla, Naura, Rahma, Sella dan Ayu. Mereka menampilkan suatu tarian kontemporer dengan judul Jati Diri Kapotreh.
Jati Diri Kapotreh mempunya makna yang mendalam, yaitu tentang pembullyan. Kata-kata pedas dan tindakan kejam yang datang dari orang-orang sekitar meninggalkan luka yang mendalam. Sehingga membuat seseorang harus memakai topeng untuk menyembunyikan rasa sakit. Angin perubahan pun berhembus dan membuatnya menyadari bahwa masih ada yang peduli dan mendukung. Membawa kebahagiaan dan kebebasan seperti yang selama ini dicari. Bangkit untuk melakukan apa yang diinginkan, menemukan diri sendiri serta tujuan hidupnya.
Anak-anak hebat tersebut berlatih dengan tekun selama 3 pekan dengan pelatih tari Sena Nurhayati. MKS ( Majelis Kesejahteraan Sosial ) dari PCA Sidoarjo yang diwakili Suwarti S Pd M Pd dan Liez Imma M Psi bertugas sebagai pendamping membersamai anak-anak selama acara berlangsung.
Dengan penuh percaya diri anak-anak menari di depan puluhan teman-teman sesama anak panti dari seluruh Sidoarjo. Kostum menyala ala putri dari timur tengah, paduan warna merah, hitam dan silver serta jilbab yang melambai membawa mereka bergerak penuh harmoni. Suasana gedung menjadi gemuruh dengan tepuk tangan dan sorakan penonton yang terpesona dengan tarian Jati Diri Kapotreh tersebut.
Hasil tak pernah mengkhianati usaha. Dengan perjuangan yang luar biasa LKSA putri Celep berhasil keluar sebagai juara 1. Hadiah uang pembinaan senilai Rp. 5.000.000 dan sebuah sepeda angin berhasil dibawa pulang.
Rasa lelah dan kesal karena dimarahi saat melakukan kesalahan pada waktu latihan telah musnah berganti menjadi tawa riang dan senyum ceria. ( Yantie)