Green Ramadhan bersama Ranting Aisyiyah Plumbungan Bangsri
Ahad, 16 Ramadhan 1446 H bertepatan dengan 16 Maret 2025, di Masjid Qolbun Salim ranting Aisyiyah Plumbungan -Bangsri mengadakan kajian Ramadhan sekaligus buka puasa bersama dengan tema “green Ramadhan” dengan menyajikan makanan menggunakan kemasan bahan organik daun pisang untuk meminimalisir penggunaan bahan plastik/an organik yang menjadi penyumbang sampah terbesar di permukaan bumi.
Ranting Aisyiyah Plumbungan Bangsri merupakan gabungan dua desa karena jumlah warga aisyiyah yang masih minim, berdiri di akhir tahun 2023, di ketuai oleh Aufa Anisah,S.Kom yang juga salah satu kader putri dari ibu Supeniati (almh) mantan ketua PCA periode 200-2005. Kegiatan ini cukup menarik bagi ibu-ibu warga Ranting Aisyiyah Plumbungan Bangsri, dengan antusias berkreasi bersama dalam membuat bungkus makanan yang alami, menggunakan daun pisang. Kegiatan ini diawali dengan demonstrasi cara melipat dan menata daun pisang agar bisa digunakan sebagai wadah makanan yang aman dan menarik juga unik Kembali ke masa lampau. Seluruh jamaah yang hadir juga di himbau membawa tumbler atau gelas minum yang bisa di cuci agar tidak menyumbang sampah plastic di lingkungan sekitar masjid. Langkah sederhana ini menjadi contoh nyata bahwa perubahan kecil bisa membawa dampak besar bagi kelestarian lingkungan.
Foto Menu takjil kemasan “takir” daun pisang
Ketua PRA Plumbungan Bangsri Aufa Anisah,S.Kom yang juga merangkap ketua LBSO PCA Sukodono memberikan tutorial secara langsung kepada ibu-ibu PRA yang lain dalam membuat takir yang sudah lama mulai ditinggalkan masyarakat, karena tergantikan wadah plastik yang lebih praktis dan dianggap lebih keren bagi sebagian orang tanpa berfikir dampak nya terhadap lingkungan. Dalam kajian yang disampaikan oleh Drs. Pujianto,MA juga ikut menekankan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab umat Islam sebagai khalifah di bumi. Beliau juga mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk mengurangi penggunaan plastik dan menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari dengan menunjukkan fenomena di sungai sepanjang jalan desa Dungus-Krian yang sangat kotor dan terjadi pendangkalan oleh banyaknya sampah plastik sebagai bentuk rendahnya kesadaran masyarakat dalam peduli sampah di Sungai, secara estetika juga sangat mengganggu.
Foto suasana kajian Ramadhan dan buka puasa Bersama.
Acara ini mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sukodono. Ketua PCA Sukodono, Bu Islamiyah,s.Pd.,M.Si membuka acara dengan sambutan hangat, menegaskan pentingnya sinergi antara Aisyiyah dalam berbagai tingkat kepemimpinan untuk terus mengedukasi masyarakat tentang kepedulian terhadap lingkungan
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menerapkan kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari menggunakan kemasan alami, membawa tumbler sendiri, hingga mengurangi sampah plastik dalam setiap aktivitas.
Semoga acara ini menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan, karena menjaga bumi adalah bagian dari ibadah kita kepada Allah SWT.
Penulis: Rohimah,S.Pd sekretaris PRA Plumbungan Bangsri.