PENGUKUHAN PIMPINAN RANTING BARU KEBONAGUNG SEKALIGUS KAJIAN PIMPINAN CABANG AISYIYAH SUKODONO
Ketua PRA Kebonagung terpilih Poejiasri,ST.,M.Si (Tengah membawa map SK)
Pimpinan Cabang Aisyiyah Sukodono kembali menambah jumlah rantingnya. Sesuai dengan No. SK Pendirian : 3346/SK-PDA/A/III/2025 dari PDA Sidoarjo, bertepatan dengan bulan Ramadhan 1446 H telah berdiri dan dikukuhkan Ranting Aisyiyah Kebonagung. Bertempat di Masjid At Thoyyibah kompleks perguruan Nurul Fikri (NuFi) Dsn Saimbang Desa Kebonagung dengan dihadiri tidak kurang dari 38 orang, terdiri dari 9 orang calon PRA, dan 6 dari Pimpinan Harian PCA Sukodono dan selebihnya adalah puluhan Badan pembantu Pimpinan serta ketua-ketua ranting Aisyiyah se-cabang Sukodono turut serta membersamai acara pengukuhan PRA baru.
Desa Kebonagung merupakan sebuah desa di ujung Selatan wilayah kecamatan Sukodono berbatasan dengan kecamatan Sidoarjo Kota yang di dominasi penduduk urban dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Timur. Sehingga di rasa perlu untuk segera membentuk ranting Aisyiyah, karena beberapa warga dan simpatisan Aisyiyah lebih banyak bergabung ke kegiatan cabang, misalnya kajian rutin cabang, daycare Siti Walidah,yang mana mereka sebelumnya sudah aktif mengikuti kegiatan Aisyiyah di Surabaya, Gresik, dan beberapa kabupaten/kota lain.
Ibu Tasyrifah yang tinggal di perum.Preperindo dan bu Yuni Chafati Syofwa akrab di sapa bu Evi tinggal ke Perum.Kebonagung 2 sudah aktif berkegiatan di kajian rutin dan daycare lansia pernah berucap “saya tidak punya ranting dan tidak ada teman seperjuangan di desa ini, begitu tuturnya,” akhirnya gayung bersambut, ketua PCA mencoba mencari terobosan dengan mengikuti kajian Safari Ahad shubuh (SAS) PCM awal bulan Januari di Masjid At Thoyyibah untuk memperkenalkan Aisyiyah ke istri dari bapak ketua PRM Kebonagung untuk bisa di rintis berdirinya ranting Aisyiyah Kebonagung. Alhamdulillah respons nya bagus sehingga berlanjut ke warga sekitar masjid yang masih saudara dekat. Walau awal ada lima orang jamaah yang berkenan dan sepakat.
Alhamdulillah akhir bulan Februari sudah bisa bermusyawarah ranting, bersamaan dengan rangkaian kegiatan daycare lansia Siti Walidah. Terpilih ibu Poejiasri,ST.,M.Si sebagai ketua ranting Kebonagung, ibu Yuni Chafati Syofwa,SE sebagai sekretaris. Tidak cukup sampai di situ ibu-ibu calon pimpinan ranting terus mencari kerabat yang memang se pemikiran untuk bergabung di kegiatan rantig ke depannya. Kegigihan ibu-ibu terbalas dengan bergabungnya beberapa ibu di group WA yang sudah di buat. Alhamdulillah menemukan beberapa saudara baru yang juga sedang mencari wadahnya.
PRA Kebonagung adalah ranting ke-8 yang dimiliki PCA Sukodono dari 19 desa yang ada di Kecamatan Sukodono. Ranting yang ada di PCA Sukodono adalah Panjunan, Sambungrejo, Masangan Kulon ber SK pendirian PDA tahun 2005 periode ketua ibu Siti Maimunah,S.Pd, Jumputrejo ber SK pendirian 2021 peride ketua ibu Sri Jayati,S.Pd (almh), Pekarungan, Plumbungan , ber SK pendirian 2023, serta Masangan Wetan ber SK pendirian 2024 dan Kebonangung ber SK pendirian 2025 (dalam proses pengajuan). Empat ranting terakhir periode ketua Islamiyah,S.Pd.,M.Si.
“ Mendirikan ranting baru bukan hanya sekedar menambah daftar Panjang susunan organisasi, namun ada tanggung jawab dalam aksi nyata dalam memberdayaan perempuan agar lebih bermartabat dengan kegiatan dakwah di akar rumput, meningkatkan kualitas keilmuan serta bermanfaat di masyarakat luas, jangan surut untuk melangkah walau tantangan teramat banyak, selama kita ikhlas berjuang, yakinlah Alloh akan mengirimkan orang-orang yang sejalan dengan kita sebagai teman berjuang bersama dalam wadah Aisyiyah. Tentu tidak sama pahala orang yang duduk saja dengan orang yang berjuang di jalan Alloh, dan kita yakin janji Alloh di Surat An Nahl(16):97 akan kehidupan yang lebih baik dan balasan bagi laki-laki dan Perempuan yang mau beramal sholih” kata Islamiyah, ketua PCA Sukodono dalam sambutannya.
Pada acara tersebut sekaligus penyerahan SK kepada Ketua, sekretaris dan bendahara. Terpilih sebagai ketua adalah ibu Poejiasri,ST.,M.Si, sekretaris ibu Yuni Chafati Syofwa,S.Pd dan bendahara ibu Siti Juwariyah. Sedangkan wakil ketua 1 yang membidangi Tabligh adalah ibu Umi Hasanah dan ibu Tasyrifah sebagai wakil ketua 2 yang membidangi Kesejahteraan Sosial.
Di hari yang sama sebelum dilaksanakan pengukuhan, diadakan pula kajian pimpinan Cabang Aisyiyah Sukodono materi Kepemimpinan yang transformatif, agar semakin solid semua pimpinan dalam manjalankan programnya baik jangka pendek, menengah maupun jangka Panjang, dengan mengkaji IFAS (Internal Factor Analysis Srategy) yang meliputi Kekuatan(Strenght) dan kelemahan ( weakness) untuk mencari dan menaklukkan EFAS (eksternal Factor Analysis Srategy) dalam hal ini peluang(opportunity )dan tantangan atau ancaman (threets) yang dialami pimpinan di Sukodono. Kita harus mampu menggunakan kekuatan yang kita miliki untuk merebut dan menaklukkan tantangan dan hambatan yang dihadapi, salah satu point paparan dari Ketua PCA Sukodono.
Foto saat pengukuhan dan kajian pimpinan
Semoga dengan bertambahnya ranting semakin membuktikan bahwa ber Aisyiyah itu tidak menjadikan beban diri, tetapi malah bertambah saudara, ilmu, wawasan keorganisasian dan manfaat lainnya untuk lebih semangat dalam berjihad di Aisyiyah, memperluas jangkauan dakwah dan semakin bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Saya berharap dalam tahun ini akan terbentuk lagi ranting Sukodono dan Ngaresrejo. Semoga usia kita makin bermakna dan berkah dengan menambah amaliah sholiha. Amiin. Penulis : Islamiyah,S.Pd.,M.Si